Hukum Kriminal Uncategorized 

Kapolres Karo Lancarkan Program VIII Kapolri

Tim “Blue Light Patrol” Terdiri Dari Personil Satuan Lalu Lintas Dan Sabhara Polres Tanah Karo, Ketika Melakukan Tugas. Foto MP / Lamhot Situmorang Pande.

 

TANAH KARO-METROPUBLIKA|Guna mengantisipasi aksi kriminal jenis Tindakan Pidana Berat (Tipirat) yang kerap terjadi dalam suasana sunyi di akses jalan raya, seperti aksi begal, merampok hingga menghalalkan cara menghilangkan nyawa, menyikapi itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu S.ik,  melancarkan Program VIII Kapolri Drs.H.Muhammad Tito Karnavian M.A, P.Hd.

 

Konsep Kapolri yang terbingkai dalam Program Profesional Modern Terpercaya  (Promoter) itu berupa pelaksanaan rutin monitor di beberapa titik wilayah akses lalu lintas yang berpeluang jadi lokasi tindak kejahatan. Selain mengantisipasi area aksi kriminal, Kapolres Karo AKBP Benny R Hutajulu, juga menempat personil di lokasi rawan laka malam hari.

 

Implementasi program perwujudan “Kamtibmas” guna menjamin setiap aktifitas masyarakat yang “Aman” dan “Nyaman” sebagaimana tertuang dalam “Nawa Cita Jokowi” itu menganut metode “Blue Light Patrol” adalah patroli menggunakan bias cahaya lampu rotator warna biru. Hal ini terpantau, Minggu, (28/1/2018), dimulai pukul 20.00 Wib hingga dini hari.

 

Ini dijelaskan Kapolres Karo, AKBP Benny R Hutajulu S.ik, melalui Kusubbag Humas Polres Karo AKP Marwan, didampingi Aiptu Pol S Ginting dan Briptu Pol Revan Rajagukuguk, kepada sejumlah wartawan, termasuk kru www.Metropublika.Com Senin, (29/ 1/2018), di ruang Humas Polres Karo, Jln Veteran Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

 

Adapun akses yang merupakan penelusuran rute Tim Patroli Polres Karo meliputi, Simp. Rudang Mayang seputaran SPBU Jln Kota Cane Medan, Desa Kacaribu, lanjut ke ruas lingkar via Jln Irian dan keluar di SPBU Simpang Laudah Jln Kabanjahe-Siantar. Selanjutnya, melaju ke arah Tigapanah dan mengitari akses alternatif ruas Tigapanah-Tongkoh, Tahura BB.

 

Selanjutnya, setibanya di wilayah hutan lindung Tongkoh (Tahura BB), Tim Patroli Bias Cahaya Biru berhenti sesaat dengan tujuan suatu isyarat bahwa di lokasi tersebut sedang dalam pantauan. Setelah memberikan rambu-rambu peringatan, Tim melaju ke perbatasan Kabupaten Deli Serdang-Karo, seputaran wilayah penatapan sajian jagung rebus dan bakar, Doulu.

 

Usai monitor di area penatapan, Doulu, Kecamatan Berastagi, Tim bergegas ke Kabanjahe dan melakukan monitor dengan rambu-rambu bias cahaya di area rawan laka di sepanjang Jln Jamin Gintings Kabanjahe, persisnya depan Kantor Bupati Karo dan sepanjang lokasi bangunan baru pelebaran jalan yang diketahui belum ada pemasangan lampu jalan.

 

“Jadi kegiatan itu merupkan suatu strategi khusus kita yang diprogramkan bapak Kapolri, dalam upaya pencegahan suatu tindakan kriminal dari kelompok tertentu, sekaligus meminimalisir terjadinya peristiwa laka di malam hari, khususnya bagi pengguna kenderaan roda dua (sepeda motor) yang cenderung dialami masyarakat khususnya  kalangan remaja.

 

Selain itu, system ini juga bertujuan mempersempit ruang gerak aksi kejahatan konvensional di tiap-tiap objek-objek vital sperti Bank dan sebagainya. Semua kegiatan full jajaran Polri, tidak terlepas dari upaya terciptanya suasana Kamtibmas yang kondusif, yakni, aman, nyaman dalam setiap perjalanan terutama dalam melakukan kegiatan memenuhi kebutuhan.

 

Untuk mewujudkan iklim kondisi yang sejuk, tentram, asri dan damai, tentu elemen masyarakat diharapkan menjadi mitra kerja Polri, terutama dalam hal penyampaian berbagai informasi berkaitan Kamtibmas. Dalam kesempatan ini, terlebih lebih jelang pesta demokrasi (Pilgubsu), masyarakat diharap turut menjaga Kamtibmas,” ujar Humas. (Red-L@ms).

 

Related posts

Leave a Comment