Uncategorized 

Kombes Ricky “Sucseskan” Pemberkatan Gereja Korban Sinabung

RELOKASI SIOSAR KARO – METROPUBLIKA |Setelah berhasil beberapa kali membingkai kegiatan sosial  seperti pelaksanaan rumah belajar, hiburan rakyat, pengobatan gratis, termasuk Penyerahan bantuan logistik dan pengkondusifan tragedi sadis Lingga, Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting, kembali menoreh kampungnya.

Untuk aksi sosial yang satu ini, tepatnya, Minggu, (21/1/2018),  Kombes Ricky Ginting yang telah dikenal dan  ddikenang masyarakat karo sejak 12 tahun silam tersebut merupakan sosok Polri bersifat dan bersikap malaikat penyelamat itu, bertindak sebagai Ketua Panitia “Pemberkatan Gereja Katolik St. Clara Siosar, Kec Merek, Karo, Sumut.

Prosesi sakral pemberkatan Gereja Katolik Siosar Paroki St. Petrus dan St. Paulus Kabanjahe, peruntukan 30 KK, yang terdiri dari Desa Simacem, Bekerah dan Suka Meriah tersebut diawali kebaktian misa kudus, pukul 09.00 Wib, di Jambur (Balai) Desa Suka Meriah, disikapi  Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B Sinaga, didampingi Pastor dan Suster Paroki Kabanjahe.

Usai kebaktian khusus, Uskup Agung Medan Mgr. Anicetus B Sinaga didampingi Ketua Panitia Kombes Pol Ricky  F Wakanno Ginting, Ketua PWI Kab Karo Aleksander Ginting, S.Pd, Penasihat PC LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Karo, Junias Bravo Tarigan SE, Kepala BNNK Kab Karo AKBP Heppy, KTU BNN Karo Naksir Sinulingga dan Wakil Bupati Karo serta sejumlah SKPD Pemkab Karo, menandatangani prasasti Gereja Katolik.

Pada kesempatan itu, kepada ribuan jemaat Katolik yang terdiri dari stasi-stasi se paroki St. Petrus dan Paulus Kabanjahe serta undangan dari stasi paroki St. Perawan Maria diangkat ke Surga, Uskup Mgr.Anicetus B Sinaga, mengharapkan agar Gereja Katolik Siosar dijadikan sebagai wadah menyucikan diri dari berbagai penyakit yang fenomenal seperti Narkoba, Judi dan Miras.

Ketua Panitia Pemberkatan Gereja Katolik St. Clara Relokasi Siosar Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting, dalam kata sambutannya mengamini harapan Uskup Agung Medan agar Gereja di Siosar dijadikan menyucikan diri dari kontaminasi pekat dan kejahatan. Mantan Kapolres Karo 11 tahun silam itu berpesan, agar jika kelak ada masalah di relokasi siosar dapat diselesaikan dengan kedamaian.

“Penjelasan Uskup kita tadi bahwa Gereja merupakan tempat mengadu ketika ada masalah, itu sangat tepat dan sangat bermanfaat. Disaat kita dirudung duka ataupun masalah, alangkah baiknya kita komunikasi dengan Romo (pertua-red), Vorghanger termasuk sesama umat guna saling berbagi ketika kita mengalami gejolak yang berpotensi mengganggu kenyamanan dalam kehidupan.

Khususnya bagi kita kaum nasrani (Kristen), kalau kita sudah memasuki gereja, ya mestinya janganlah berbuat jahat lagi. Gereja itukan tempat suci, jadi berbenahlah sucikan diri dengan mengikatkan diri dalam tatanan gereja, membangun komunikasi efektif dengan para pertua (Romo), Vorghanger, Pendeta dan sebagainya. Jika ditata dengan ketulusan, konsep di rumah ibadah ini sangat luar biasa dalam pemulihan, pencegahan segala bentuk pelaksanaan negatif dalam kehidupan.

Sebenarnya metode ini sudah saya terapkan sekitar 11 tahun silam disini ketika saya menjabat Kapolres Karo kala itu. Ternyata cukup luar biasa, rangkaiannya tidak harus menggunakan anggaran yang fantastis untuk mencegah dan menanggulangi saudara-saudari kita yang kita sayangi.

Kata kuncinya “HATI”,  kalaupun ditangkap dan dihukum sekeras kerasnya, kalau hatinya masih dikuasai iblis, percayalah semuanya akan sia-sia.Saya kira rekan-rekan wartawan dan LSM masih mengingat metode itu,” ujar Brigjen Pol Ricky.

Secara terpisah di tempat yang sama, penasihat LSM KCBI Karo Junias Bravo Tarigan SE, yang diketahui sosok yang aktif sebagai pengurus Gereja Katolik Paroki St. Petrus dan Paulus Kabanjahe dan merupakan pimpinan utama di C.U BAHAGIA itu, Minggu, (21/1/2018), di Relokasi Siosar, mengaku merasa bahagia atas terealisasinya rangkaian kegiatan rohani yakni pemberkatan gereja katolik St. Clara Relokasi Siosar.

Menurutnya, hal dapat terlaksana dengan baik, tidak terlepas dari sikap kerendahan dan keikhlasan hati dari seluruh piha-pihak berkompeten dalam kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu, Junias juga menyampaikan rasa terimakasih terhadap Kombes Pol Ricky Ginting, yang telah benar benar menganggap Tanah Karo ini sebagai kampungnya sendiri dan berkenan menyempat diri sebagai panitia inti dalam acara walau jarak antara Jakarta Kabanjahe, karo, relatif jauh.

Tarigan juga tidak luput mengucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih sebesar besarnya kepada Bupati Simalungun Dr JR Saragih yang juga dikenal dan dikenang di Karo salah satu sosok yang perhatian dan turut peduli akan kondisi karo.

“Beliau (JR Saragih) termasuk sosok yang diketahui bersosial tinggi khususnya ke Tanah karo. Itu terbukti dari dulu dengan pemberian berupa bantuan materi, fikiran dan waktu, selalu terselip darinya dikala warga karo dirudung duka. Saya mewakili umat, mengucapkan banyak terima kasih atas apa yang sudah disikapi demi kebaikan bersama,” tutup Junias.

Terpisah, Sekretaris Kordinator Wilayah Provinsi Sumut dan Provinsi Daerah Istimewa Aceh Pimpinan Pusat LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), Lamhot Situmorang, mengaku mengapresiasi kinerja seluruh panitia pelaksana Pemberkatan Gereja Katolik Siosar yang menurutnya acara tersebut tergolong bermulti manfaat.

“Semua serba luar biasa, apalagi jika dilirik dari jumlah jemaat yang hingga mencapai kurang lebih 4000 orang, tapi tetap terlihat rapi dan tertib. Hal itu kita lihat mulai dari regulasi perparkiran, cara menerima tamu, dan tegur sapa oleh semua jajaran panitia mulai dari jabatan tertinggi dalam struktur hingga terbawah. Konsep penerapan istilah “Rantai Kehidupan” cukup sempurna.

Nah, ini tidak terlepas dari strategi pimpinannya, atau dalam hal ini Ketua Panitia.Sorry, jika ada sahabat yang menilai hal ini berlebihan, tapi kita sama sama melihat faktanya di lapangan. Bagi saya, mungkin beda dengan tanggapan anda sekalian (pembaca berita ini, terutama pejabat-pejabat penentu di NKRI) tentang apa yang telah dibingkai pak Ricky sejak beliau menjabat Kapolres Karo hingga bertugas di Baharkam Mabes Polri.

Hemat saya, setiap kali beliau (Kombes Rycky) datang ke Sumut khususnya ke Karo, selalu meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat. Dalam kehadirannya yang singkat di Relokasi Siosar kali ini, beliau juga telah membuka kunci utama penyelamatan rakyat  dari serangan “PEKAT” yang kita ketahui bersama saat ini sangat berdampak melumpuhkan  EPOLIKSOSBUD di tengah kehidupan masyarakat,” tukasnya.

Lanjut Lamhot S, atas seizin Tuhan, dalam waktu dekat, saya akan mengungkap dan menjabarkan kado yang ditinggalkan beliau disini. Sesungguhnya, manfaat kado itu bukan hanya untuk warga karo, melainkan untuk seluruh warga NKRI. Hanya saja konsepnya dititipkan disini, karena tuhan telah membangun gerbang keselamatan untuk NKRI yang dibuat di bumi turang (karo).

Dalam kesempatan ini, ketus Lams, dirinya sangat berterima kasih buat Tuhan, seluruh panitia acara, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang mengizinkan Kombes Pol Ricky sebagai Ketua Panitia, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Bapak JR Saragih, termasuk sahabat baik Kombes Pol Ricky yang bertugas di Mabes Kostrad Kolonel Inf Jusua Ginting S.IP yang dinyatakan pihak yang menyarankan dirinya wajib hadir ke acara di siosar.

Ucapaan terimakasih sebesar besarnya tidak luput diarahkan kepada Presiden RI Ke-VII Ir. H.Joko Widodo, yang dinilai telah berkenan membangun gedung Gereja Katolik di Relokasi Siosar melalui Kepala BNPB RI Mayjen TNI (AL) Willem Rampangilei, termasuk yang mulia Uskup Agung Medan Mgr.Anicetus B Sinaga. Pastor dan Suster paroki, LSM KCBI Junias Bravo Tarigan SE, Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, serta seluruh umat Katolik di Indonesia khususnya di Karo yang turut menyukseskan acara.

Amatan Metropublika.com, Minggu, (21/1/2018), terlihat hadir dalam acara pemberkatan gereja katolik St Clara Relokasi  Siosar, Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, Pengurus Bara JP Karo Delphina T Silangit (Penasihat Media ini-www.metropublika.com), Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Perwakilan DPRD Karo dari Fraksi Demokrat Jidin Ginting SH dan Bupati Simalungun DR JR Saragih.

Selanjutnya, Asisten I Pemkab Karo Suang Karo-Karo, Kepala Dinas Pertanian Karo Sarjana Purba SP, Ketua PWI Kabupaten Karo Aleksander HR Ginting S.Pd, Kepala BNN Kab karo AKBP Heppy Karo-Karo, KTU BNN Karo, Naksir Sinulingga, Waka DPD JPKP Karo, Dandim 0205/TK, Ketua DPP Masyarakat Cinta Letjen TNI Edy (DPP MCE) Philip Surbakti, S.Sos, serta sejumlah wartawan liputan Sumut. (Red 01-LSP/Friendly RBS Pande/ Sudi Investi Pasaribu/ Pebri Pratama Barus/ Rendy Sinuraya/ Erwin Situmorang/Imanuel Sinurat).

Related posts

Leave a Comment